Negasi merupakan sebuah tulisan-tulisan tentang penolakan. Penolakan terhadap segala aturan-aturan yang mendikte kehidupan manusia hari ini. Negasi merupakan simbol perlawanan, perjuangan keadilan, dan sebuah usaha untuk mencapai apa itu kebebasan.
Mengapa Negasi?
Negasi adalah sebuah representasi dari perlawanan. Dalam logika matematika, Negasi berarti ingkaran, sangkalan, dan penolakan dari suatu argumen. Penolakan tersebut tidak sekedar penolakan terhadap suatu aturan, norma, dogma, dan semacamnya. Namun juga penolakan terhadap ketidakadilan, termasuk ketidakadilan terhadap diri sendiri yang menjelma melalui kemalasan, kebodohan, keegoisan, dan segala macam bentuk pengkerdilan diri dan pikiran.
Negasi berisi tulisan-tulisan opini pribadi terkait berbagai isu. Mulai dari sosial, politik, lingkungan, ekonomi, hukum, HAM, dan isu-isu lainnya. Tulisan-tulisan tersebut merupakan wujud dari negasi seorang individu, wujud dari suatu penyangkalan, dan wujud dari suatu kebebasan.